12 Pokok Pikiran Kongres Anak Indonesia XII

Deklarasi Suara Anak Indonesia Di Kongres Anak Indonesia XII Di Serang - Banten

Deklarasi Suara Anak Indonesia Pada Kongres Anak Indonesia XII Di Serang – Banten


Kongres Anak Indonesia XII yang berlangsung di provinsi Banten telah selesai. Berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan dapat berlangsung lancar. Kongres pun menghasilkan 12 pokok pikiran anak Indonesia yang tercantum dalam Deklarasi Suara Anak Indonesia.

1. Memohon kepada Presiden dan DPR-RI untuk membentuk Kementerian Khusus Anak dan bukan menggabungkan ke Kementerian yang sudah ada agar dapat secara fokus mengambil kebijakan terkait persoalan-persoalan anak di Indonesia.

2. Memohon dan mendukung Pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan peningkatan sarana dan prasarana penunjang Komunikasi antar daerah di Indonesia.

3. Memohon dan mendukung pelaksanaan aturan hukum yang tegas terhadap segala tindak pelanggaran Undang-Undang Penyiaran terkait dengan tayangan yang mempengaruhi proses tumbuh kembang anak dan mengandung unsur kekerasan, pornografi, mistik dan lain-lain.

4. Memohon kepada Pemerintah untuk mensosialisasikan, meningkatkan pemerataan pemenuhan hak anak atas partisipasi dan membangun serta meningkatkan akses bagi anak berkebutuhan khusus di segala bidang.

5. Mendukung Pemerintah untuk mengeluarkan aturan larangan penjualan rokok kepada anak-anak dan penjualan rokok secara eceran.

6. Memohon Pemerintah untuk melarang dan menindak para penjual minuman keras bagi penjual di lokasi-lokasi yang dapat dijangkau oleh anak, mewajibkan setiap pembelian minuman keras menunjukkan KTP, memperketat ijin distribusi dan meningkatkan sosialisasi serta informasi atas bahaya yang ditimbulkan oleh minuman keras;

7. Memohon kepada Pemerintah untuk meningkatkan sosialisasi, informasi dan tenaga penyuluh tentang bahaya HIV/AIDS di lingkungan sekolah dan daerah-daerah terpencil.

8. Memohon dan mengharapkan Pemerintah untuk menyediakan akses sanitasi Umum yang bersih dan layak khususnya di daerah-daerah terpencil.

9. Memohon dan mengharapkan Pemerintah untuk melaksanakan kebijakan pemerataan atas fasilitas kesehatan yang ramah anak dan tenaga medis yang handal di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil.

10. Memohon kepada Pemerintah untuk selalu konsisten terkait kebijakan peningkatan kualitas kurikulum pendidikan, khususnya memberikan perhatian lebih terhadap kebijakan pendidikan di daerah terpencil.

11. Memohon kepada Pemerintah untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur dan fasilitas yang memadai demi menunjang perkembangan pendidikan yang lebih baik, terutama pemerataan penunjang pendidikan di wilayah terpencil.

12. Mendukung Aparat Penegak Hukum untuk memberikan atau menetapkan hukuman seberat-beratnya dan hukuman maksimal kepada para pelaku kekerasan terhadap anak terutama bagi para pelaku tindak kejahatan seksual terhadap anak.

Lihat Juga

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − fourteen =